• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home

Air Terjun Haratai, Loksado

E-mail Print PDF

Sesampai di Loksado kami berpisah dengan teman-teman.
Karena kami sudah pernah melakukan Rafting dengan Bambu, sekarang kami memilih melihat air terjun Haratai.
Perjalanan di mulai dari depan Wisma Loksado, dimana banyak guide yang bersedia mengantar ke air terjun dengan tarif sebesar Rp 50.000 per motor pulang pergi.
Jika kita berjalan kaki dari Wisma, maka akan membutuhkan waktu sekitar 4 sd 5 jam, sedangkan jika menggunakan sepeda motor, maka waktu tempuhnya sekitar 0.5 jam.

Perjalanan ke air terjun sangat luar biasa, hutan dan kebun buah-buahan seperti duren, rambutan, lai dan lain sebagainya bagaikan dihidangkan kepada kami.
Yang pasti warga desa Haratai yang berasal dari etnik Dayak Meratus, sangat ramah. Sepanjang perjalanan kami selalu mendapatkan minimal senyum dari mereka.
Kurang lebih kami melewati 3 jembatan gantung, yang saat melewatinya dengan motor lumayan cukup menegangkan.

Sesampai di lokasi air terjun, kami disambut dengan gerbang dan balai tempat memamerkan anggrek hutan gn Meratus yang sayangnya pada saat itu semua di simpan di balai desa. Dan inilah air terjun Haratai

Last Updated ( Monday, 02 January 2012 07:07 )  

Main Menu

Makan Enak dan Resep

Facebook Share

Share on facebook
Live tracking and statistics

Design by i-cons.ch / etosha-namibia.ch
Extensions by Siteground Web Hosting