Satu lagi resto baru di Balikpapan, yaitu Iga Bakar Mas GIri.
Nampaknya segala sesuatu tentang iga ada disini, dari Iga Bakar, Sate Daging Iga dan Tongseng Iga.
Memang dari segi lokasi, resto ini sangat strategis, terletak di Jln Jnd Sudirman, Markoni yang menjadi poros utama kota Balikpapan.
Pertama-tama datang ketempat ini kesan yang di dapat adalah resto yang besar luas dan bersih.
Dan dengan pelayan yang banyak, sehingga kami cepat sekali di layani. Pelayanannya cukup baik, agak kaku (mungkin karena pegawai baru dan baru bekerja) dan dari segi keramahan masih bisa ditingkatkan.
Pengalaman pertama makan di sini adalah bersama Bang Sabar, dan yang kami pesan adalah House Speciality yaitu Iga Bakar, tetapi mungkin karena di buat dengan masal, akibatnya fatal, yaitu TIDAK PANAS ...
Berbekal dengan pengalaman pertama, saya tekankan kepada pelayannya bahwa iga Bakar harus panas, dan hasilnya adalah PANAS ... ( he.he..he.. lumayan ), sehingga Bunda dan Bunga bisa menikmatinya.
Untuk rasa dan kwalitas daging, cukup lumayan. Masih ada daging yang dapat di nikmati dalam porsi yang datang dan dengan size yang lumayan, cara bakar juga bagus dan bumbu meresap kedalam daging.
Kali ini saya memesan menu yang berbeda yaitu Tongseng Iga dan Sate Iga,
Kali ini tongseng yang saya rasakan cukup nendang, alias enak alias rasanya mantap. Untuk Sate Iga memang berbeda dengan sate biasa dan saya bisa memakluminya yaitu daging terasa lebih keras.
Jika ada masukan untuk resto ini, saya rasa hanya dari segi pelayannya. Mungkin dari seragamnya yang kaos membuat kesan pegawai menjadi agak berantakan. Seragam bisa di ganti dengan bahan yang lebih rapih walau juga terbuat dari kaos.
Untuk dispalay makanan, sebaiknya lebih teliti dalam menyiapkannya. Saya masih menerima nasi dalam piring yang masih basah, dan itu saya fikir tidak begitu bagus.







Comments
RSS feed for comments to this post